Posted in HongKong

Travelling in pregnancy & wif Toddler – Day 3

Hari ketiga di Hongkong adalah saatnya mengunjungi Lantau Island yang terkenal dengan atraksi Disneyland dan Ngong Ping Village. Kami mengalokasikan satu hari penuh untuk mengunjungi kedua atraksi ini dengan jadwal ke Disneyland dulu sepagi mungkin untuk menghindari antrian dan sorenya baru menuju Ngong Ping Village. Untuk menuju ke Disneyland bisa menggunakan MTR.

Hong Kong Disneyland Resort

Disneyland di HongKong ini merupakan yang terkecil di antara Disneyland lainnya, dari stasiun MTR Tsim Tsa Shui kami berganti kereta dua kali di stasiun Lai King dan Sunny Bay. Perjalanannya kurang lebih memakan waktu satu jam karena memang jauh. Dari Sunny bay ini ada MTR khusus ke arah Disneyland, gerbong keretanya sendiri didesain dengan berbagai ornamen disney, misalnya pegangan tangan berbentuk mickey, wallpaper winnie the pooh, patung snow white di sudut kereta dan lain-lain.

158
Pegangan tangan berupa mickey mouse di dalam MTR Disneyland

Memasuki pelataran, suasana Disneyland sangatlah terasa, banyak patung-patung tokoh khas Disney di jalannya dan di tengahnya ada kolam besar berisi air mancur yang disemburkan oleh ikan paus sementara di atasnya mickey mouse sedang surfing. Lucunya tiba-tiba saya mendengar celetukan berbahasa jawa di belakang saya, ternyata ada serombongan mbak-mbak TKI yang sedang main ke sini, memang Hong Kong itu kan adalah salah satu lokasi TKI yang terbesar selain Timur Tengah dan Malaysia.

86
Gerbang Hong Kong Disneyland
91
Mickey lagi surfing

Disneyland melarang pengunjung untuk membawa makanan dan minuman dari luar, aturannya ketat sekali, saat akan memasuki pintu gerbang ada petugas yang akan menggeledah isi tas. Saya yang sudah tau info ini via website sengaja mampir dulu di 711 dekat Penginapan untuk membeli dua potong sandwich besar (untuk makan siang saya & suami) serta nasi box (untuk baby g). Sandwichnya sengaja saya jejalkan dalam tas di paling bawah biar nggak kelihatan, sementara nasi box-nya saya masukkan ke kotak makan . Saat tas digeledah saya langsung bilang lunch boxnya khusus balita dan begitupula susu bubuknya, mungkin karena saya bawa balita petugas agak longgar memeriksa dan hanya tersenyum tanpa melanjutkan merogoh isi tas dan mempersilakan saya lewat. Fuuh, lumayan menghemat uang makan karena berdasarkan hasil browsing, harga makanan di sini duile mahalnya, untuk air minum di Disneyland banyak disediakan water refill jadi cukup bawa botol kosong.

hong-kong-disneyland-map
Hong Kong Disneyland Park Map

HongKong Disneyland terbagi atas 7 wilayah : Main Street USA, Adventureland, Grizzly Gulch, Mystic Point, Toy story land, Fantasy land dan Tomorrow land.

Main Street USA

Begitu masuk kita akan langsung berhadapan dengan area main street USA di mana terdapat sebuah kastil besar berwarna oranye bata yang di depannya ada semak-semak berbentuk mickey mouse. Di area ini ada atraksi Hong Kong Disneyland Railroad dan Vehicles yang bisa mengantarkan kita mengelilingi wilayah Disneyland dengan kereta atau mobil. Kami men-skip saja atraksi tersebut karena lebih memilih untuk mengeksplorasi Disneyland dengan berjalan kaki. Ada juga atraksi Animation Academy dan Art of Animation yang mengajarkan cara menggambar, tapi tentunya kami skip juga karena belum cocok untuk baby g. Di sini juga terdapat City hall yang digunakan sebagai pusat informasi, di sampingnya terdapat toilet umum yang menyediakan water refill sehingga kami bisa mengisi botol minum kami di sini. Selebihnya di area ini berjajar deretan toko-toko souvenir, kami hanya berfoto-foto saja di sini. Sempet ketemu juga dengan tokoh Pluto (anjingnya Mickey yang berwarna kuning) tapi karena males menunggu antrian photo kami hanya memoto tokoh itu dari jauh saja.

Fantasyland

Dari main street USA kami berjalan lurus hingga melewati bundaran dan langsung menuju ke Sleeping Beauty Castle yang dari jauh sudah kelihatan. Mulai dari castle ini sudah termasuk dalam area Fantasyland. Untuk masuk ke kastil kita harus melewati jembatan lengkung dengan danau di bawahnya ala negeri Dongeng, kastilnya sendiri cuma facade aja ya, jadi bukan bangunan yang bisa dimasuki. Keluar dari kastil kami ketemu dengan Snow White Grotto yaitu sumurnya Snow White yang di sampingnya ada air terjun lengkap dengan pahatan 7 dwarfs. Selagi kami di sana, tiba-tiba ada Sleeping Beauty lewat, langsung kita buru-buru membuntuti dia dan dapet giliran pertama untuk berfoto bareng, seneng banget deh baby g bisa berfoto bareng princess. Sistem berfotonya sama dengan di USS, di mana tokoh berfoto di spot yang sudah ditentukan dan pengunjung yang mau berfoto diharuskan antri. Tanpa bayaran, tanpa tips apapun.

103
Sleeping Beauty Castle
107
Baby G with Sleeping Beauty
109
Snow White Grotto

Sesudah itu kita beranjak ke atraksi Many Adventures of Winnie the Pooh yang menurut web merupakan salah satu atraksi yang paling banyak peminatnya. Untungnya karena masih pagi, antrian belum banyak dan kami bisa langsung masuk. Kami naik ke gerbong kereta terbuka dan keretanya berkeliling, ceritanya mengisahkan winnie the pooh yang kena musibah angin topan dan harus menolong temannya satu persatu. Atraksi nya ada efek 4D nya berupa goncangan dan hembusan angin kencang.

Lalu kami menuju Cinderella Carrousel  yang merupakan merry go round / komidi putar, nothing special sih, cuma merry go round biasa, tapi baby g yang masih toddler seneng banget sampai naik dua kali. Masih banyak atraksi lainnya misalnya Dumbo the Flying Elephant (kalau di Dufan seperti gajah blenduk), Mickey’s Philharmagic (bioskop 3D), Mad hatter tea cups (cangkir berputar), The Golden Mickeys (pertunjukkan tarian dan nyanyian Mickey-Minnie). Cuma rasanya males banget ya karena atraksinya cocoknya untuk anak-anak, sementara baby g yang belum genap dua tahun tidak begitu tertarik, makanya kami malah memilih duduk-duduk di Fantasy Garden. Fantasy Garden sendiri adalah suatu taman rindang dengan banyak tempat duduk yang biasanya digunakan untuk berfoto bersama “tokoh”, tapi saat kami duduk-duduk bukanlah jadwalnya berfoto. Kami hanya duduk sambil menyantap early lunch dan menyuapi baby g yang lari-larian.

114
Cinderella Carrousel
119
Fantasy Garden

Setelah itu kami menuju “it’s a small world” yang juga merupakan atraksi paling populer di sini. Ternyata atraksi ini adalah semacam istana boneka di Dufan, di mana kita berkeliling dengan perahu di atas kanal buatan sambil melihat aneka boneka karakter disney. Boneka-nya bagus-bagus sih terutama toko princess-nya. Baby g malah gak begitu tertarik dan ribut minta udahan karena tempatnya gelap, hadeuuh.

The Flight of the Fantasy Parade

Tepat pukul 12.00 jalanan mulai dikosongkan karena parade akan lewat, kami pun bersiap mencari spot terbaik untuk menonton parade. Paradenya sangat menarik dan dikemas apik, kendaraan dan tokoh-tokoh yang lewat sangatlah menarik, mulai dari Dumbo yang memimpin, barisan peniup terompet, kendaraan hias mickey-minnie,donald-daisy & goofy-pluto, kendaraan winnie the pooh lengkap dengan para lebah madu, para disney princesses yang cantik, mowgli, lilo & stitch yang dikawal barisan penari hula-hula dan ditutup dengan para tokoh animasi toy story. Para petugas siap siaga menjaga badan jalan agar tidak ada pengunjung yang masuk ke jalan sehingga menghalangi parade. Parade berjalan sekitar 30 menit.

Tomorrow Land

Karena sedari tadi hanya ketemu atraksi anak kecil, suami saya sangat bersemangat ke area ini karena ada atraksi Space Mountain yang merupakan rollercoater high speed indoor, atraksi ini juga sangatlah populer, tapi tidak butuh lama bagi suami saya untuk mengantri. Saya dan baby g hanya menunggu di luar saja, komen suami saya hanya lumayan tapi nggak seru banget. Selanjutnya kami ke UFO Zone yang mana merupakan area terbuka dengan banyak air yang disemprotkan oleh tokoh-tokoh yang ada, jadi siang bolong baby g malah main air sampai basah kuyup. Puas bermain air kami bermaksud mencoba atraksi Autopia yang hanya berupa mobil yang harus dikendarai sendiri tapi lintasannya tinggi di atas tanah, sayangnya ditolak oleh petugas karena baby g belum mencapai tinggi minimum. Akhirnya setelah mencoret Orbitron (yang berupa piring terbang berputar-putar) kami memasuki Buzz Lightyear Astroblaster yang serupa dengan atraksi perang bintang di Dufan, saat menunggu antrian masuk ada tokoh Buzz Lightyear yang lewat tapi kami males melihat sudah banyak orang yang membuntuti untuk foto bareng.

Adventureland

Dari tomorrow land kami menyebrang jalan utama tempat bundaran yang pertama kali kami datangi untuk menuju Adventureland, memang rute kami acak adul, tidaklah rapi searah jarum jam, dikarenakan kami mengutamakan atraksi yang lebih populer dulu seperti Many Adventures of Winnie the Pooh, it’s a small world & Space Mountain.

Adventureland ini bertema “jungle” hutan rimba, di area ini terdapat danau besar dengan pulau di tengahnya tempat Tarzan’s treehouse berada. Untuk mengelilingi danau kita bisa mencoba atraksi Jungle River Cruise atau Raft to Tarzan’s house, kami tertarik sekali sebenarnya, tapi karena melihat antrian yang sudah membludak, kami terpaksa membatalkannya.

Toy Story Land

Sesuai namanya, area ini didominasi dengan para tokoh animasi Toy Story dengan patung-patungnya yang dibikin besar sekali sehingga para pengunjung merasa kecil seperti mainan. Di area ini suami saya baru senang lagi, karena atraksinya cocok untuk orang dewasa. Ada RC Racer yang berbentuk seperti lintasan mobil mainan setengah lingkaran, sensansinya seperti kora-kora di Dufan, lalu ada Slinky Dog Spin berupa slinky si anjing pegas yang bisa ulur tarik badannya, lalu juga ada Toy Soldier Parachute Drop yang berupa parasut yang dijatuhkan bebas. Sebagai bumil, saya dan baby g hanya bisa duduk menonton, agar tidak rewel saya ajak dia keluar masuk toko untuk melihat-lihat mainan.

150
Toy Story Land
154
Toy Soldier Parachute Drop
156
RC Racer

Mystic Point

Di area ini kami hanya lewat selintas sambil berfoto-foto saja karena tidak begitu tertarik. Ada Mystic Manor yang persis seperti Many Adventures of Winnie the Pooh tapi dengan tema misteri (tentunya nggak cocok dengan baby g ya), ada juga Garden of Wonders berupa taman dengan efek foto 3D.

157
Mystic Manor

Grizzly Gulch

Ini adalah area terakhir yang kami masuki, temanya wild-wild west. Di sini juga kami hanya lewat selintas saja karena sudah capek, wahana yang menarik hanyalah Big Grizzly Mountain Runaway Mine Cars yang serupa roller coaster. Suami saya juga sudah males mencoba atraksi tersebut.

Dari Grizzly Gulch kami kembali ke area Main Street USA di mana kami duduk sejenak beristirahat di depan City Hall. Overall Disneyland atraksinya kebanyakan untuk anak-anak, jadi kurang menantang untuk orang dewasa. Serunya di sini kami banyak ketemu mbak-mbak TKI yang kebanyakan orang jawa, sepertinya kerja di Hong Kong lebih santai dan sejahtera dibanding di Timur Tengah dan Malaysia ya, buktinya mereka bisa main ke Disneyland di hari minggu. Mbak-mbak TKI di sini pada happy-happy dan lucu ngelihat ada aja dari mereka yang pakai baju dan kerudung ala orang kondangan lengkap dengan high heels atau wedges, akhirnya ngeluh sendiri kalau pegel, hahaha. Kalau udah ngobrol rame banget sampai berasa kayak lagi di jawa bukan di hongkong.

Karena memburu waktu, tepat pukul 15.00 kami segera bergegas meninggalkan Disneyland untuk menuju ke Ngong Ping Village yang menurut web tutup pukul 18.00.

Ngong Ping Village

Ngong Ping Village ini adalah suatu daerah di atas bukit yang terkenal dengan atraksinya berupa patung buddha yang sangat besar dan dinamakan Tian Tan Buddha Statue. Untuk mencapainya bisa menggunakan bus atau cable car. Saya tentunya memilih naik cable car yang pastinya lebih seru.

Dari stasiun MTR Disneyland kami berganti kereta di Sunny Bay dan turun di stasiun Tung Chung. Keluar dari stasiun MTR Tung Chung kita akan berhadapan dengan Citygate (sebuah mall besar), ikuti saja petunjuk arah dan kita akan bertemu dengan stasiun cable car.

Saat akan menukarkan tiket di loket cable car, kita akan dimintai paspor, kalau tidak ada paspor ya tidak boleh. Karena sudah agak sore, satu cable car hanya dinaiki oleh kami bertiga. Treknya bikin glek…. ngeri-ngeri sedap, panjang banget dengan lintasan yang amat panjang membelah lautan dan pegunungan. Perjalanan memakan waktu sekitar 30 menit hingga sampai di Ngong Ping Village, kami membaca pengumuman yang tertulis bahwa last cable car akan berangkat pukul 17.00, jadi kami hanya punya waktu sekitar kurang dari sejam.

Dari stasiun Cable Car kami melewati Ngong Ping Village yang penuh dengan jejeran kedai makanan dan souvenir hingga tiba di portal berwarna putih dengan aksara china. Dari sini kami sudah bisa melihat Giant Buddha dari kejauhan, dan tentunya karena keterbatasan waktu tidak memungkinkan kami untuk mendaki ratusan anak tangga menuju Sang Buddha, jadi kami hanya berpuas diri berjalan-jalan di area ini. Ada patung para jenderal 12 shio, ada juga aneka cable car yang dicat sesuai warna bendera negara internasional.

166
Tian Tan Buddha Statue dari kejauhan
168
Ngong Ping Village
171
Portal putih
173
Cable car ala Brazil

Pukul 17.00 kurang kami sudah bersiap mengantri di stasiun cable car untuk kembali pulang.

Citygate Factory Outlet

Sebelum pulang kami mampir dulu di food court Citygate untuk makan malam, food courtnya besar tapi kami harus keliling-keliling dulu karena bingung menentukan menu yang akan dimakan (takutnya nggak halal kan), akhirnya memilih menu aman seperti nasi hainan dan mie udang. Katanya sih harga-harga di Citygate ini murah-murah, tapi kami tidak tertarik membeli karena sudah capek dan memutuskan segera kembali ke hotel untuk beristirahat.

174
Citygate Factory Outlet

PR : Packing

Sampai di hotel dan sesudah sedikit beristirahat (baby g juga sudah terlelap), kami harus menuntaskan PR lain yaitu packing. Sangatlah merepotkan tentunya kalau harus membawa kantong tambahan kan? Solusinya oleh-oleh kaos souvenir dilipat dengan cara digulung kecil sehingga muat dalam backpack 55 lt kami, magnet dan gantungan kunci tinggal dijejalkan. Setelah rapi baru kami bisa beristirahat karena esok pagi kami akan menempuh perjalanan hongkong-macau.

Author:

maybe i'm late on falling love with travelling, but later is better than never, get ready for travelling with the baby moms

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s