Posted in Singapore

Singapore 2011 : Wisata Gratisan (Bagian 3)

Hari ini adalah hari terakhir dari rangkaian wisata kami di Singapore. Sebelum check out, kami merapikan dan mengepak ulang dahulu barang bawaan (yang makin membengkak dan udah gak muat dalam tas yang dibawa), setelah itu kami titipkan tas-tas di resepsionis (aman dan tanpa biaya), sementara sambil mengisi waktu sebelum penerbangan (jam 17.00) kami berencana menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan lagi.

Chinese & Japanese Garden

Untuk berhemat di Singapore, kita bisa memilih banyak wisata gratisan, misalnya saja berjalan-jalan di Merlion Park seperti kami kemarin, menyusuri heritage walk di kampung arab maupun little india ataupun berkunjung ke Chinese & Japanese garden.

Enaknya walaupun gratis, tempat-tempat ini dikelola dengan baik dan sangat terjaga kebersihannya. Berdasarkan postingan foto teman saya di sosmed, saya usulkan ke Grace untuk berkunjung ke Chinese & Japanese garden, Grace setuju karena dia memang belum pernah ke sini. Dari Bugis kami langsung menuju MRT Chinese Garden yang memang satu line sehingga kami tak perlu berganti kereta.

Chinese Garden merupakan taman yang dibuat bergaya Cina lengkap dengan pagoda, gazebo, kuil dan jembatan. Sementara Japanese garden merupakan taman ala Jepang. Keduanya terletak di satu area dan sangatlah luas. Saat kami ke sini banyak orang jogging dan juga manula-manula yang latihan senam. Kontras dengan Singapore yang ramai, di Chinese Garden ini sangatlah sunyi dan tidak begitu banyak pengunjung.

Sejujurnya tidak terlalu istimewa, mengingatkan saya pada Legenda Wisata di Cibubur, tapi pengelolaannya jauh lebih apik dan bersih. Kami tidak mengeksplorasi keseluruhan tempat karena keterbatasan waktu dan juga capek saking luasnya.

Bugis Street 

Last but not least, kami mengunjungi pusat perbelanjaan lainnya yaitu Bugis Street. Mengulangi kesalahan sebelumnya, kami malah berputar-putar mencari Bugis Street ini padahal ternyata ada di belakang Bugis Junction.

Barang-barang yang dijual di sini tidak jauh berbeda dengan di Lucky Plaza, begitu pula harganya. Saya hanya membeli tas lipat seharga 10 SGD/3 buah untuk menaruh barang bawaan yang membengkak, selebihnya hanya melihat-lihat saja.

Makan siang kami lewatkan di Bugis Junction, kali ini saya mencoba nasi Hainan ala Singapore seharga 3,5 SGD. Setelah makan kami mengambil tas-tas titipan kami di hotel dan menuju bandara untuk pulang kembali ke tanah air. Adios Singapore.

Author:

maybe i'm late on falling love with travelling, but later is better than never, get ready for travelling with the baby moms

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s