Posted in Phuket, Thailand

Day 3 Cong Show at Simon Cabaret Show

logo-newSalah satu hal yang membuat saya sangat penasaran adalah adanya transgender/ladyboy/cong yang cantik-cantik (lebih daripada cewek asli) dan sexy di Thailand. Makanya begitu saya ke Phuket tentunya saya gak melewatkan untuk menonton simon cabaret show. Simon Cabaret Show ini adalah show para ladyboy yang paling terkenal di Phuket. Tiap harinya simon cabaret ini mengadakan pertunjukkan tiga kali yaitu jam 18.00, jam 19.45 dan terakhir jam 21.30, karena siangnya saya dari phi-phi island makanya saya memilih untuk menonton show ini jam 21.30.

Intermezzo : Street Food and Banana Pancake

Karena masih agak capek sepulang dari phi-phi island, saya males banget jalan buat dinner padahal perut laper berat, setalah keluar hotel dan tengok kanan kiri jatuhlah pilhan saya untuk mencoba street food di phuket. Kebetulan ada penjual street food pas di depan hotel, street food yang ini adalah variasi gorengan, sosis, bakso dan lain-lain yang dibentuk menjadi sate dan baru akan digoreng/dibakar/direbus saat ada pembeli. Pilihannya banyak banget dan bikin ngiler tapi jangan lupa juga untuk menanyakan halal atau nggaknya ya.

Phuket Street Food
Phuket Street Food

Street food terkenal lainnya adalah banana pancake ala thailand, sebenarnya kalau menurut saya lebih tepat disebut seperti martabak/crepes dibanding pancake (biasanya kan pancake tuh adonannya tebal ya), ini street food yang membuat saya jatuh cinta sejak mencoba pertama kalinya di phi phi island, rasanya gak terlalu manis walau judulnya coklat.

Penjual Pancake yang seorang muslim thai
Penjual Pancake yang seorang muslim thai
Banana Choco Pancake
Banana Choco Pancake

Simon Cabaret Show

Tepat pukul 21.00 kami dijemput oleh minivan menuju ke lokasi pertunjukkan simon cabaret show, lokasinya sendiri tidak terlalu jauh, hanya sekitar 15 menit dari hotel (itu juga karena agak macet).

Sesampai di gedung simon cabaret, saya langsung menukarkan tiket ke booth tiket yang terletak di lobby, lobby nya sendiri didekorasi dengan warna ungu dan dilengkapi sofa-sofa besar yang empuk. Tapi saya lebih memilih untuk menunggu di luar untuk mendapatkan kesempatan berphoto dengan ladyboy.

Billboard Simon Cabaret Show
Billboard Simon Cabaret Show

Tak berapa lama kemudian keluarlah bintang – bintang pertunjukkan simon cabaret show di halaman gedungnya, sumpah ini cewek KW cakep-cakep banget, kulit mukanya mulus, body nya bagus, kulitnya putih bersih,gak buluan, punya payudara dan jakunnya juga gak ada, saya sampai menganga ngeliatnya, kalau dibandingkan sama saya mah jauh cakepnya, apalagi kulit saya habis terbakar matahari, hahahahaha. Sesi berfoto dengan para lady boy ini ada di antara sela-sela pertunjukkan shownya, jadi kalau kamu memang ingin berniat foto dengan mereka tapi gak mau menyaksikan shownya juga bisa kok.

Sesi foto dengan para ladyboy
Sesi foto dengan para ladyboy
Cewek KW yang cantik banget
Cewek KW yang cantik banget

Berfoto dengan ladyboy ini dikenakan tarif 40 Baht per lady boy, jangan keliru seperti saya ya, begitu saya mau berfoto langsung ada 3 ladyboy yang bergerombol ke arah saya dan hitungan tarifnya ternyata adalah 40 Baht/ladyboy, jadi tarif yang harus saya bayarkan adalah 120 Baht, dan jangan lupa siapkan uang pas, karena ladyboy ini cantik-cantik garang, mereka gak mau repot-repot balikin kembaliannya (seperti suami saya yang terpesona sama salah satu ladyboy yang mirip tamara blezinsky dan langsung ngasih 100 Baht). Satu hal yang bisa membedakan ladyboy dari para cewek asli adalah suaranya, karena sehebat apapun operasi plastik tetap gak bisa ngubah pita suara, kebayang kan lucunya, mukanya kayak artis korea suaranya mah tetep aja cowok tulen.

Sesi foto hanya dibuka selama 15-20 menit menjelang pertunjukkan. Tempat duduk dibagi menjadi dua area yaitu VIP dan regular, kalau saya sih gak mau buang-buang duit, jadi milihnya yang di regular saja. Pertunjukkan gak boleh direkam atau difoto, walaupun gak se-strict di phuket phantasea di mana barang harus dititipkan semua.

Ladyboy yang foto sama suami saya
Ladyboy yang foto sama suami saya

Show berlangsung selama sejam, dan seperti pertunjukkan cabaret, isinya adalah pertunjukkan tarian dan nyanyian dengan tata panggung yang megah dan kostum yang spektakuler, cuma bedanya yang nyanyi para ladyboy itu secara lipsync. Semua pelakon di panggungnya cakep-cakep, gak cuma ladyboy tapi juga para cowok-cowoknya (bukan yang ladyboy, ini beneran cowok, yang lagaknya udah kayak penari striptease) yang berperan sebagai penari latar udah kayak bintang korea semuanya. Pertunjukkan nyanyi-nya macem-macem, ada yang lagu english, thai, china dan korea, ada pula yang seperti hudson di IMB (Indonesia Mencari Bakat) yang separuh cewek separuh cowok, dan yang paling menarik adalah ladyboy yang jauh dari cantik tapi berakting lucu dan suka tiba-tiba berjalan ke arah penonton dan nyiumin penonton laki-laki, hahahahaha. Satu hal yang saya amati ,ternyata gak semua pelakon di atas panggung bener-bener “cewek banget”, bintang utama adalah ladyboy yang bener-bener “cewek” dan paling cantik.

The Simon Cabaret Show
The Simon Cabaret Show
Cakep banget kan??
Cakep banget kan??

Kenapa di Thailand para gender ketiga alias ladyboy diakui adalah karena penduduk thailand percaya adanya karma,so para laki-laki itu menjadi ladyboy sekarang adalah akibat karma dan perbuatan di masa lampau.

Selesai acara pertunjukkan, sesi berfoto kembali dibuka, dan setelah itu kami diantar ke hotel masing-masing oleh minivan.

Simon Cabaret Show

8 Sirirach Rd. Patong beach, Kathu, Phuket Thailand

http://www.phuket-simoncabaret.com

 

 

Author:

maybe i'm late on falling love with travelling, but later is better than never, get ready for travelling with the baby moms

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s