Posted in Bali, Indonesia

Kuta and Beach Walk

Berhubung  jam sudah menunjukkan pukul 17.00 WITA lewat dan bingung mau ke mana (soalnya pasti obyek wisata udah pada mau tutup) , akhirnya saya memilih tujuan terdekat yaitu hunting sunset di kuta. Dari hotel ke arah kuta bisa sampai kurang lebih dalam waktu 10-15 menit kalau nggak macet.

Sesampai di kuta, karena males nyari parkir mobil di area parkir pantai kuta (jangan bayangkan area parkirnya bener-bener seperti lapangan parkir, yang disebut area parkir adalah berjajar sepanjang tepi jalan), jadi suami memutuskan untuk parkir di beach walk mall yang terletak persis di depannya (tinggal nyebrang jalan).

Suatu saat di Kuta - Bali
Suatu saat di Kuta – Bali

Kuta Beach

Sebagai pantai paling tersohor di Bali, saya gak mau cerita banyak mengenai pantai ini, karena setiap orang yang pernah ke Bali pasti pernah menginjakkan kaki di sini, rasanya gak afdol ke Bali kalau belum pernah ke Kuta.

Pantai kuta ini terkenal sebagai pantai sunset, jadi jangan salah alamat ya, kalau mau nyari sunrise datengnya ke sanur, jangan ke kuta. Berhubung di sini ombaknya kencang, cocok buat surfing, dan di sini banyak bule-bule keren ber-surfing ria jadi lumayan bisa buat cuci mata, hahahaha.

Sunst @ Kuta
Sunset @ Kuta

Walaupun sering wara-wiri Bali, saya jarang ke kuta, habisnya males mau ngapain (owkay, saya tergolong tipikal turis Indonesia yang norak, ke pantai cari tempat adem, level main airnya paling cuma nunggu ombak, begitu ombaknya dateng langsung alay teriak-teriak kegirangan, hayooo ngaku, orang Indonesia tipenya kebanyakan kayak gini kan? bukan yang keren-keren kayak turis bule yang ke laut bener-bener watersport, hahahahaha), terakhir saya menginjakkan kaki di kuta adalah tahun 2006, dan dapet pengalaman buruk disamperin terus ditawar sama bule, iiiih emangnya eike cewek apaan (tapi kalau dipikir-pikir dulu saya aja yang bego, jalan bertiga-tiga sama sepupu saya malem-malem di legian padahal niatnya cuma nyari jalan pintas, ya pantes aja disangka gitu).

Where's my white sands baby??
Where’s my white sands baby??

Ingatan saya tentang kuta adalah pantai dengan hamparan pasir putih yang cantik, sunset, karang-karang ,banyak bule-bule menggoda iman dan toko-toko cenderamata sepanjang jalan. Dan begitu di tahun 2013 ini saya ke kuta lagi, lho lho lho, where the white sands baby?? they’re gone. Pantainya masih berpasir putih, tapi tidak seputih dan seindah dulu, kalau menurut artikel yang saya baca akibat abrasi dan gelombang tinggi sehingga menggerus lapisan pasir di kuta.

Selain itu yang paling parah menurut saya adalah si tembok, iya tembok, sejak kapan ada tembok setinggi 2 m itu ya?? sungguh menghalangi pemandangan, jadi bikin jelek. Kalau dulu saya suka nongkrong di kafe pinggir pantai kuta sambil menikmati pemandangan laut biru dan pasir putih, sekarang yang ditatap cuma tembok. Sungguh suatu pembangunan yang menurunkan keindahan pantai kuta, what ashame view.

 

Tembok ini buat apa ya?
Tembok ini buat apa ya?
Parkiran kuta
Parkiran kuta

Saya di pantai kuta cuma sekitar 10 menit , karena susah nemu angle yang pas. Berharap semoga pemerintah Bali memikirkan ulang mengenai pembangunan tembok (yang gak ada bagus-bagusnya) yang entah apa fungsinya ini (kalau saya baca artikel di web, kayaknya alasannya diada-adakan saja) dan area parkir kalau bisa gak usah di sini, better area parkir dipusatkan di kuta square, turis yang mau ke pantai bisa jalan atau naik kendaraan umum, kan mengurangi kemacetan di kuta juga.

Beach Walk

Beach Walk Kuta Mall
Beach Walk Kuta Mall

Mall ini baru dibuka juni 2012 yang lalu, For me it’s just another Shopping Mall, kalau kamu tinggal di Jakarta seperti saya, Beach Walk itu gak ada bedanya dengan mall biasa (di Jakarta juga banyak, yang lebih wah juga ada), outlet-outlet pertokoan dan restaurant yang ada juga sama aja, nothing special lah. Cuma yang istimewa mungkin karena letaknya di pinggir pantai dan banyak turis bule. Spot yang eye catching di sini adalah areal terbuka di tengah-tengah mall dengan panggung buatan, di mana di sekelilingnya ada kanal buatan. Panggung ini sepertinya sering dijadikan venue untuk acara-acara perlombaan atau show di Bali (ini menurut sepupu saya yang jadi guru modelling).

The Venue
The Venue

Selain itu, nothing special dari mall ini, food court yang ada dikelola oleh operator eat dan eat (lagi-lagi kalau kamu tinggal di Jakarta seperti saya, food court yang dikelola eat n’ eat ini udah ada banyak). Yang agak beda, mungkin karena lokasinya semi outdoor dan di rooftop, jadi kalau duduk di bangku yang pinggir balkon, pemandangannya lumayan indah.

Beachwalk rooftop
Beachwalk rooftop
Take photo with me please
Take photo with me please

Hal yang gak boleh dilewatkan oleh pemilik narsis akut adalah apalagi kalau bukan berfoto sama tulisan beachwalk yang ada di entrance (mumpung masih happening, lumayan buat nampang di album facebook atau twitter, hihihi). Saran saya kalau mau foto dengan logo ini enaknya dateng di malam hari, karena lightingnya bagus. Saat saya ke sana pas malam hari, banyak orang ngantri mau gantian foto sama tulisan beachwalk, tapi herannya turis domestik lho, bukan yang bule, hahahaha.

At least, menurut saya, bolehlah datang ke mall ini kalau lagi senggang, tapi jangan jadikan tujuan utama dalam itinerary kamu.

 

BeachWalk 

Jalan Raya Kuta, Kuta, Bali.

http://www.beachwalkbali.com/

Author:

maybe i'm late on falling love with travelling, but later is better than never, get ready for travelling with the baby moms

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s