Posted in Bali, Indonesia

Tanjung Benoa

tanjung-benoa-map
Lokasi Tanjung Benoa

Day 2 itinerary short trip saya kali ini ke Bali adalah ke Tanjung Benoa, yups, ini lokasi yang lagi happening banget di Bali sekarang sebagai pusat watersport.Kenapa saya menjadikan pantai ini sebagai tujuan tak lain dan tak bukan karena memang saya belom pernah ke sini, hahahaha, waktu saya kecil dan tinggal di Bali dulu, pantai paling terkenal ya antara kuta, sanur atau nusa dua, tanjung benoa ini baru populer sekarang ini, jadi penasaran.Lokasi Tanjung Benoa ini ada di sebelah tenggara pulau Bali dan bertetanggaan dengan Nusa Dua, bisa ditempuh sekitar 35 menit dari Kuta, 40 menit dari Sanur dan 20 menit dari Ngurah Rai Airport.

pantai-tanjung-benoa-bali

Famous Watersport
parasailing
Parasailing @Tanjung Benoa

Sebelum ke Tanjung Benoa ini, saya udah browsing-browsing di Internet tentang activities dan watersport apa saja yang bisa dilakuin di sini. Hasil browsing dari internet cukup lengkap, banyak banget website beraneka tour yang bisa di-booking via internet dan price list per activity juga umumnya ditampilkan, jadi kita bisa meng-compare harganya. Setelah compare sana sini, saya nemuin paket tour yang harganya paling reasonable (baca:murah) dari Dans Travel and Ticket Guide, bisa di klik link nya di sini atau bisa juga buka facebooknya. Biar gak repot kalau go show, saya memutuskan untuk booking dulu dan karena kebetulan suami memang dinas di Bali, jadi dia yang ngurusin, dan dari hasil bbm-an dengan Marketing Tour kita disuruh langsung datang saja ke tempatnya maksimal jam 11 siang.

Image
Lokasi Watersport nya ternyata ada di utara

Tanjung Benoa Beach

Sedikit meremehkan lokasi Tanjung Benoa yang kayaknya tinggal ngengsot, saya berangkat dari Vasanti Resort pukul 10.00 WITA setelah kalap breakfast (review dari Vasanti Resort bisa diklik di sini). Asumsi saya pasti nanti ada plang-plang penunjuk arah, jadi tinggal ngikutin aja. lha wong tanjung benoa kan lokasi terkenal.  Setelah self driving after 30 menit dan nyampe di nusa dua, eh malah nyasar ke mana-mana, akhirnya malah jadi tiba-tiba ke muncul di uluwatu. Akhirnya suami inisiatif nanya orang dulu di Indomaret, ternyata kita salah ngambil arah waktu belok, huhuhu, dan begitu akhirnya nyampe di lokasi Tanjung Benoa masih harus nyari lagi di mana itu lokasi dermaganya si Dans Travel, walhasil jam 11.30 lewat baru sampelah kita.

Untunglah selama perjalanan baby gendis terlelap dan baru bangun begitu sampai di lokasi. Setelah menyelesaikan pembayaran di resepsionis, kita diajak sang guide ke arah pantai, dan surprise gilaaaaaaa tempatnya panas banget, sampe saya rada lompat-lompatan di pasir. Pantainya sih standar pantai di Bali, cukup bagus dengan pasir putihnya dan kebersihan cukup terjaga. Watersportnya menggoda banget, mulai dari yang standar seperti jet ski, parasailing, banana boat sampai ngiri abis ngeliat orang-orang pada snorkeling dan yang terbaru dan lagi nge-trend watersport di sini adalah sea walker, hiks hiks.

Berhubung saya bawa baby maka aktivitas yang paling cocok ya glass bottom + turtle island, tapi menurut saya juga yang paling mahal, apalagi kalo kayak saya satu perahu cuma dipake ber-3, padahal maksimal bisa di-sharing maksimum 10 orang. Untuk yang pingin tau lebih jelasnya ada watersport apa aja di Tanjung Benoa ini bisa coba klik link ini , situs dari salah satu tour ini cukup lengkap mendeskripsikan jenis-jenis watersport yang ada.

tanjung-benoa-bali
Tanjung Benoa Beach is so hot, dalam arti yang sebenarnya, panassss

Pulau Penyu / Turtle Island

63211_10151589803474623_504767349_n

Kegiatannya sih kita naik perahu yang di dasar deknya dikasih kaca bening, jadi sambil berlayar, bisa ngeliat ikan-ikan yang berenang di bawahnya. Kapalnya sendiri adalah kapal kayu bermotor, hembusan anginnya cukup kencang, baby gendis aja harus ditutupin jaker+topi selama di kapal, takut masuk angin. Nah nanti kira-kira di tengah laut, mesin motor dimatikan, jadi kita bisa ngasih makan ikan-ikan yang lucu-lucu dan berwarna warni di bawah sana. Umpannya itu roti tawar dan udah disediain di perahunya jadi kita gak usah nyiapin sendiri. Tapi berhubung di tengah laut ternyata goncangan nya cukup terasa pas mesin motornya dimatiin, baby gendis pun jadi rewel, walhasil cuma 5 menit ngasih makan ikan dan mesin kapal dihidupin lagi untuk menuju ke pulau penyu aka turtle island.

Pulau penyu ini lokasinya ada di tengah laut lho, sekitar 10 menit naik perahu motor. Ekspektasi saya terhadap pulau penyu ini sangat high karena saya ngeliat materi publikasi dan foto-foto yang ada di internet atau di majalah, katanya tempat ini cukup recommended. Pulau penyu ini adalah tempat penangkaran penyu, di mana kita bisa ngeliat penyu mulai yang masih dikeram sampai yang sudah dewasa, cukup membuat saya penasaran. Dan jeder … begitu sampai ternyata tempatnya kok ya biasa-biasa aja, ternyata arealnya kecil banget, dan bayangan saya akan ribuan penyu yang berlarian musnahlah sudah. Ternyata konsepnya adalah mini zoo dan sangat tradisional, kandangnya aja masih dari kayu.

4e787375eb16cfb848fb40dfa59cfcaa
Welcome to Pulau Penyu
544300_10151589803809623_927657941_n
Penyu-penyu kecil

577948_10151589811414623_548426678_nBegitu sampai kita akan disambut oleh guide khusus pulau penyu yang akan mendampingi kita untuk menjelaskan berbagai macam biota penyu yang ada di situ. Penyu-penyu yang masih kecil umumnya ditempatkan di kolam-kolam buatan yang standar ,sementara yang sudah besar ada yang ditempatkan di kolam yang langsung berbatasan dengan air laut. Penyu-nya beraneka ragam dan sepertinya sudah jinak, yang tukang narsis akut seperti saya pastinya gak akan melewatkan acara berfoto bersama penyu yang unyu-unyu, hahahaha.

Selain penyu, di sini juga ada burung hantu, iguana, kelelawar,buaya bahkan sampai ular yang gedenya segaban juga ada, Kita bisa berfoto sama hewan-hewan ini, dan khusus kalau mau berfoto sama ular gak usah takut, karena bisa ularnya sudah diambil dan mulutnya juga diiket, cuma saya mah tetep aja jiper, narsisnya masih kalah sama nyali kalo disuruh megang uler, bisa gak enak makan dan tidur berhari – hari tuh.62480_10151589810124623_1228202005_n

Berhubung memang lokasinya gak terlalu luas, berkunjung ke sini sekitar 15-20 menit juga sudah cukup kalau menurut saya. Berkunjung ke lokasi ini tidak dipungut biaya lagi, cuma ada kotak donasi yang diisi sukarela untuk biaya konservasi penyu. Yang sayang binatang jangan lupa ngisi donasinya ya. Setelah keliling mini zoo ini, kita akan diarahkan sama guide menuju ke restoran-restoran yang ada di sekitar pulau, tapi kalau kita memang gak minat makan, juga gak apa-apa, tolak aja dengan halus, mereka juga tidak memaksa kok.

Good point di sini adalah sebelum dan setelah memegang-megang binatang, kita selalu diperingatkan sama guide-nya untuk mencuci tangan di area keran yang sudah disediakan. Terlepas dari kekurangan yang ada, pulau penyu ini cukup bagus sebagai sarana edukasi cuma sebaiknya lebih ditingkatkan saja. Setelah dari sini kita kembali naik perahu untuk menuju ke lokasi pantai Tanjung Benoa. Durasi kegiatan glass bottom + turtle island ini cuma sekitar 1 jam

155993_10151589808799623_947710285_nNotes. Tips and Lesson Learnt

  • Tanjung benoa ini cocok banget jadi aktivitas buat penggemar watersport, jadi kalau kamu bawa anak kecil seperti saya, pilihan aktivitas nya terbatas banget, yang ada malah jadi mupeng seharian karena kepingin.
  • Tanjung Benoa ini gak cocok buat jadi tempat santai dan leyeh-leyeh karena panasnya minta ampun, jadi kalau kamu tergolong turis Indonesia yang menye-menye dalam artian lebih suka duduk nyari tempat adem di pantai, mending lupakan, apalagi kalau cuma buat narsis eksis, percayalah spot photo di tempat ini gak begitu bagus. lebih mending kamu ke blue point atau dreamland karena di sana spot-spotnya lebih cakep.
  • Kegiatan di sini umumnya dimulai dari jam 8 pagi sampai jam 2-an, karena setelah itu air akan surut dan kamu gak bakal bisa menikmati permainan-permainan lagi karena boatnya tidak bisa digunakan.
  • Kalo memutuskan ber-water sport di sini, jangan lupa pakai sun block SPF tinggi, kalau nggak kulit kamu bakal sukses belang-belang.
  • Kalau mau lebih murah, ambil paket yang terdiri dari beberapa watersport, diabndingkan ketengan.
  • Jangan lupa cek harga dulu di internet dan bandingkan antara satu tour dengan tour lainnya buat dapetin harga yang termurah
  • Karena lokasinya yang berdekatan, biasanya kalau kamu ikut paket tour harian, kunjungan ke Tanjung Benoa akan dikombinasikan dengan GWK, Pura Uluwatu dan dinnernya di Jimbaran, jadi jangan lupa bawa baju ganti ya
    .

Author:

maybe i'm late on falling love with travelling, but later is better than never, get ready for travelling with the baby moms

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s