Day 7 Kantoi ch.2 : the icon of kuala lumpur

Mengagumi hebatnya KL Sentral

Menyambung perjalanan sebelumnya, stasiun terdekat dari National Museum adalah KL Sentral. Sebenarnya, nama Kuala Lumpur Sentral merujuk pada seluruh kompleks bangunan yang mengelilingi stasiun ini yang terdiri dari perkantoran, kondominium,hotel dan mall sedangkan nama dari stasiun tersebut adalah Stesen Sentral. Pembangunannya terdiri dari dua fase dengan fase pertama hampir selesai sedangkan fase kedua direncanakan selesai pada 2010 dengan luas 290.000 m². KL sentral ini merupakan pusat dari sistem Rapid KL di Kuala Lumpur, mencakup LRT, Monorail , KLIA Ekspress dan juga KTM Komuter. Bangunannya sangat megah, malah lebih mirip disebut sebagai bandara daripada stasiun.  Kami lunch di food court KL Sentral yang terletak di lt.2. Dari KL Sentral (KJ 15), kami naik LRT Kelana Jaya hingga ke stasiun KLCC (KJ 10).

KL Sentral Design Plan

KL Sentral Design Plan

Inside KL Sentral

Inside KL Sentral

The Icon of Malaysia, Suria KLCC/Petronas

Twin Tower Petronas menara kembar ini adalah bangunan tertinggi di dunia sejak 1998 sampai 2004, kemudian dikalahkan oleh Taipei 101. Meski begitu, Menara Petronas sampai sekarang merupakan menara kembar tertinggi di dunia. Bangunan ini menjadi icon Kuala Lumpur bersama dengan KL Tower.

The Icon of Kuala Lumpur

The Icon of Kuala Lumpur

Petronas Tower & Suria KLCC

Petronas Tower & Suria KLCC

Menara Petronas berdiri setinggi 452 meter atau 1483 kaki dihitung sampai paling atas. Bentuk lantainya berupa dua buah persegi yang berpotongan membentuk bintang berujung delapan dan pada tiap titik perpotongannya ditambahkan sepotong lingkaran. Desain Cesar Pelli  ini menggunakan motif yang lazim digunakan dalam Seni Islam mengingat budaya Islam sudah menjadi ciri khas Malaysia.

Di antara kedua menara tersebut, dibangun sebuah jembatan (Skybridge atau Jejantas Udara) yang menghubungkan kedua menara pada lantai 41 dan 42. Jembatan ini adalah tujuan kunjungan turis yang datang ke Menara PETRONAS dengan jumlah tiket yang terbatas (sekitar 1200 buah). Selain itu, jembatan ini juga digunakan untuk evakuasi apabila terjadi keadaan darurat di sebuah menara sehingga penghuninya bisa pindah ke menara yang aman. Sebagaimana bangunan tinggi lain, Menara PETRONAS pun bisa bergoyang bila diterpa angin sehingga pembangunan jembatan pun tidak dipasang secara kaku pada kedua menara.Di bawahnya, terdapat Suria KLCC yang merupakan salah satu pusat perbelanjaan tersibuk di Malaysia dan terdapat pula Taman KLCC yang menyediakan trek joging, kolam bermain, dan tempat bermain untuk anak-anak serta mempertunjukkan kolam dengan air mancur simfonik. Selain itu terdapat pula Orkestra Filharmonik PETRONAS.

Karena kita datang siang hari tentunya kita sudah tidak bisa mendapat kesempatan unutk menaiki skybridge-nya, maka tujuan pertama adalah menjelajah Suria KLCC. Suria KLCC ini merupakan mall yang megah dan mewah, tapi lagi-lagi outlet dan restaurantnya banyak yang sama dengan di Indonesia. Terdapat Petrosains Center yang merupakan pusat peragaan ilmu pengetahuan yang ditekankan pada aspek industri minyak Malaysia, Petrosains terletak di lantai ke-empat Suria KLCC. Kami hanya berhenti sebentar di food courtnya yang terletak dekat dengan petrosains untuk light snack, setelah itu kami langsung menuju taman suria klcc yang terletak di lantai dasar.

Inside Suria KLCC

Inside Suria KLCC

Di depan suria klcc sendiri terdapat kolam air mancur yang sepertinya ada pertunjukkan water fountainnya, dan seperti kebanyakan turis yang nongkrong di sini, tujuan kita adalah untuk mendapatkan foto berlatar belakang suria klcc sekaligus petronas, hahaha. Kami hanya melihat-lihat sebentar areal tamannya (dekat aquaria KLCC) sebelum melanjutkan perjalanan ke another Icon, KL Tower.

Taman Suria KLCC

Taman Suria KLCC

Jalan lagi menuju KL Tower, touchdown at Jl. P. Ramlee & Malaysia Tourism Center

Karena menurut panduan website, jarak antara KL Tower dan KLCC cukup dekat hanya 15-20 menit berjalan, maka saya memutuskan untuk lagi-lagi berjalan kaki hingga ke KL Tower. Dalam perjalanan kita melewati jalan P. Ramlee yang merupakan pusat nightlife dan club yang ada di Kuala Lumpur, tapi karena kita ke sananya siang hari, tentu saja aktivitas semacam itu gak kelihatan sama sekali.

Jalan P. Ramlee di malam hari

Jalan P. Ramlee di malam hari

Selain itu kita juga melewati Malaysia Tourism Center yang merupakan bangunan tua  yang dibangun pada tahun 1935. Di Malaysia Tourism Center selain bisa meminta info secara lengkap mengenai wisata di malaysia , kita juga bisa melihat pertunjukkan kebudayaan yang dilaksanakan sesuai agenda .

Malaysia Tourism Center

Malaysia Tourism Center

KL Tower

Menara Kuala Lumpur atau Kuala Lumpur Tower adalah sebuah menara di Kuala Lumpur  yang dibuka pada tahun 1995 dan mencapai ketinggian 421 m, tertinggi ke-6 di dunia. Menara ini digunakan untuk memperlancar komunikasi dan seperti menara-menara tinggi lainnya, menara ini juga menyediakan dek pengamatan. Menuju ke KL Tower ini kelihatan gampang tapi susah banget, soalnya dari jauh (karena tinggi), kelihatannya deket banget, tapi begitu didekati kok ya nggak nyampe-nyampe ya, sampe terakhir salah masuk jalan. Jalannya juga cukup capek, karena terus mendaki, dan begitu sampai pintu gerbang nya rasanya pingin nangis karena ternyata kl tower letaknya masih di puncak bukit. Untungnya pihak pengelola menyediakan minivan gratis yang akan mengantar pengunjung dari pintu gerbang sampai ke lokasi kl tower dan juga sebaliknya, jadi kita gak usah capek-capek berjalan lagi.

Area Taman KL Tower

Area Taman KL Tower

Area depan KL Tower adalah suatu taman mini yang dinamakan Kampung Budaya 1 Malaysia, berisi beraneka macam rumah adat dari berbagai wilayah di Malaysia. Antara KL Tower dan dan Taman Mini terdapat suatu area taman dengan jembatan gantung, di mana kita bisa meng- capture photo dengan pemandangan KL Tower. Untuk masuk ke kampung budaya 1 Malaysia dan area taman ini tidak dipungut bayaran.

Pintu utama menara KL terbuat dari batu marmer yang dipesan khusus sehingga mirip dengan pemandangan luar Taj Mahal di India. Pada beberapa tempat di sekelilingnya dipasang kaca berkimia untuk mencegah masuknya polusi udara ke dalam menara. Desain puncak menara yang berbentuk nanas itu terinspirasi oleh nama kawasan Bukit Nanas, tempat menara tersebut didirikan. Desain bangunan, eksterior dan interior menara tersebut juga sengaja dirancang sedemikian rupa dengan dekorasi yang islami agar mencerminkan budaya Islam di Malaysia.

Kampung Budaya 1 Malaysia

Kampung Budaya 1 Malaysia

KL Tower

KL Tower

Di menara tersebut juga terdapat lantai pengamatan (observation deck) dimana anda dapat melihat pemandangan kota Kuala Lumpur dari atas. Harga tiket masuk menara ini lumayan mahal yakni RM45. Begitu kita sampai di observation deck anda kita diberikan audio seperti walkman yang akan menjelaskan nama-nama gedung atau bangunan yang ada di sekitar KL Tower sekaligus memberikan kita keterangan mengenai sejarah berdirinya menara ini. Di lantai observasi juga terdapat toko souvenir. Selain lantai pengamatan, anda juga bisa menikmati restoran berputar yang terkenal itu. Anda bisa makan sembari menikmati pemandangan kota 360 derajat karena restoran tersebut dapat berputar perlahan. Tapi untuk dapat menikmati menu-menu di restoran ini anda setidaknya harus memesan meja lebih awal, minimal seminggu sebelumnya.

KL Tower juga mempunyai tur untuk bird watching, camping, jungle trekking, jogging trails, forest walk, camping, playground, flora fauna dan Jelutong Tree. Dan yang membuat para pengunjung terkesan adalah liftnya yang super cepat, lift tersebut dapat membawa anda ke atas menara hanya dengan hitungan 54 detik dan kembali turun hanya dengan 52 detik. Ini benar-benar mengagumkan. Diantara daya tarik terbaru di Menara KL dan Bukit Nanas ialah aktivitas uji keberaniaan berupa “bungee jumping” yang dinamakan ‘The G-Force’. Masih ada tempat menarik lainnya yang bisa kita nikmati seperti bF1 Simulator Zone, Animal Zone, 4D theatre, dan masih banyak lagi.

Karena kita datang di hari yang masih siang, tentu rasanya percuma menaiki kl tower (lha apa yang mau diliat), akhirnya kita hanya berjalan-jalan di area kampung 1 malaysia dan area jembatan gantungnya saja. Saran saya kalau mau ke sini better di saat malam hari, jadi kita bisa menikmati pemandangan indah kuala lumpur dari ketinggian.

For more info about kl tower, klik websitenya http://www.menarakl.com.my.

Hunting Ticket Bus Transnasional ke Singapore

Sepulang dari KL Tower kita memutuskan untuk kembali ke hotel tapi sebelumnya terlebih dahulu kami membeli tiket bus transnasional untuk meuju ke Singapore di Puduraya Bus Terminal.

Rute dari KL Tower ke Puduraya Bus Terminal

  • Naik LRT Kelana Jaya dari Dang Wangi (KJ 12) , turun di stasiun Mesjid Jamek (KJ 13)
  • Ganti naik LRT Ampang Line dari Masjid Jamek (ST 5) ke Plaza Rakyat (ST 4)
  • Jalan kaki dari Stasiun Plaza Rakyat ke Pudu Raya Bus Terminal

Sesampai di puduraya bus terminal, kita langsung menghampiri konter penjual tiket bus transnasional , kita memilih jam keberangkatan terpagi yaitu pukul 08.30, bus transnasional ini akan berangkat dari Bandar Tasik Selatan.

Puduraya bus terminal

Puduraya bus terminal

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s